• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kasi Intel Kejari Tana Toraja Sambangi PMKRI Cabang Toraja

    DEMIAN
    Selasa, 17 Maret 2026, Maret 17, 2026 WIB Last Updated 2026-03-17T07:14:53Z




    foto:Kasi Intel kejari tator bersama DPC PMKRI Cab. toraja


    DATATERKINI, TANA TORAJA — Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Tafrimada, melakukan kunjungan ke Margasiswa PMKRI Cabang Toraja di Mamullu, Sabtu (14/03/2026). Kunjungan ini dikemas sebagai ajang silaturahmi dan dialog bersama pengurus serta kader PMKRI, namun juga memantik perhatian soal relasi antara aparat penegak hukum dan organisasi mahasiswa.


    Dalam diskusi tersebut, Tafrimada yang akrab disapa Mada, menekankan sejumlah hal penting. Ia menyebut mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan sebagai “bahtera” yang membawa kepentingan rakyat. Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi melalui pembentukan karakter kuat serta pola pikir kritis yang berpihak pada rakyat dan peka terhadap dinamika ekonomi-politik, baik lokal maupun global.


    Selain itu, Mada menegaskan mahasiswa sebagai tonggak generasi penerus harus menjaga integritas dan terus mengasah intelektualitas dengan aktif mengkaji isu daerah dan nasional. Ia juga mengingatkan agar setiap aksi penyampaian aspirasi dilandasi niat pengabdian kepada rakyat, bukan menjadi alat kepentingan tertentu.


    Namun, ia turut mengungkap kekhawatiran terhadap generasi muda Toraja yang dinilai mulai apatis terhadap kondisi daerah sendiri, akibat pengaruh arus digitalisasi global yang semakin kuat.


    Di sisi lain, Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Kasi Intel Kejari membawa energi baru dan membuka perspektif kader untuk terus belajar serta mengembangkan diri dalam organisasi.


    “Kami berharap ini menjadi awal sinergi yang kuat antara PMKRI Toraja dan Kejaksaan Negeri Tana Toraja dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.


    Meski demikian, pertemuan ini juga menyisakan ruang refleksi: sejauh mana kedekatan aparat dengan organisasi mahasiswa tetap menjaga independensi gerakan, tanpa mengaburkan fungsi kritis mahasiswa sebagai kontrol sosial.(Alvin)



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS

    +