• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sopir Pelapor Penimbun BBM di Toraja Utara Diteror-Diancam OTK, Polisi Bungkam

    Jumat, 14 Agustus 2026, Agustus 14, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T04:00:38Z

    Ilustrasi sopir diancam sekelompok pria

    TORAJA UTARA - Komunitas sopir yang menangkap dan melaporkan penimbun bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat teror dari sekelompok orang tak dikenal (OTK). Polisi tidak mau berkomentar terkait peristiwa itu saat dikonfirmasi.


    Salah seorang sopir yang enggan diungkapkan identitasnya mengatakan, teror dilakukan sekelompok pria tak dikenal di depan SPBU Alang-alang, Kota Rantepao, Toraja Utara, pada Selasa (11/8/2026). Salah seorang pelaku bahkan disebut melontarkan bahasa bernada ancaman.


    "Pas di SPBU, saya didekati beberapa orang. Katanya hati-hati ko, kau ditunggui. Jangan sok jadi pahlawan," ujar sang sopir menirukan ucapan pelaku kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).


    Dia menduga pelaku teror adalah para penimbun BBM yang merasa terusik akibat komunitas sopir melaporkan salah seorang rekan mereka. Para korban mendesak Kepolisian segera menangkap pelaku dan menghentikan aktivitas ilegal yang menyengsarakan masyarakat tersebut.


    Kata dia, aksi komunitas sopir menggeruduk dan melaporkan para penimbun bukanlah aksi spontanitas atau gagah-gagahan melainkan inisiatif untuk membantu aparat penegak hukum melakukan tugasnya memberantas penyalahgunaan BBM. Selain itu, tindakan mereka untuk kebaikan banyak pihak.


    "Masa yang lapor kejahatan malah diancam. Kalau begini, siapa lagi yang berani bantu aparat memberantas mafia BBM. Kami cuma mau Toraja bersih dari mafia. Tolong lindungi kami," ujarnya.


    Sementara itu, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rahmat Sudrajat saat dikonfirmasi berkali-kali melalui sambungan telpon dan pesan WhatsApp, belum memberi respon hingga beruta ini diterbitkan.


    Diketahui, penimbun BBM kapasitas ribuan liter ini ditangkap komunitas sopir di SPBU wilayah Nanggala, Toraja Utara pada Sabtu (8/8/2026). Pelaku dan barang bukti mobil tangki biru dengan nomor polisi DP 8120 UC telah diserahkan ke Polres Toraja Utara untuk diproses hukum. 


    Saat menggiring pelaku ke Mapolres, mereka melakukan live streaming di media sosial Facebook "Ayub Sabar" dan menuai pujian karena telah melakukan tindakan yang disebut diabaikan aparat penegak hukum (APH). Kata mereka, BBM tersebut akan didistribusikan ke luar daerah Toraja.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini