• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bhayangkari Bangun Sumur Bor Tangani Krisis Air di Toraja Utara

    Jumat, 04 September 2026, September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T11:01:35Z
    Kapolres bersama Bhayangkari Toraja Utara tinjau lokasi pembangunan sumur bor di Kesu'
    TANA TORAJA - Kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengakibatkan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Bhayangkari Toraja Utara lalu bergerak cepat membangun sumur bor untuk membantu kebutuhan masyarakat.

    Kapolres Toraja Utara, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat mengatakan langkah tersebut merupakan respons Bhayangkari untuk membantu ketersediaan air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan.

    "Kebutuhan air bersih bagi masyarakat menjadi perhatian khusus kami. Bersama Bhayangkari Toraja Utara kita bangun sumur bor di Kecamatan Kesu'," ujar Yoseph dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

    "Program bantuan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap kesulitan yang dialami Masyarakat. Kami memahami betapa krusialnya kebutuhan air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau panjang seperti sekarang," jelasnya.

    Sumur bor ini nantinya dilengkapi 4 penampungan masing-masing berkapasitas 2.200 liter. Airnini akan didistribusikan ke sekitar 500 warga penerima manfaat di lingkungan tersebut.

    Kapolres mengatakan, pihaknya bersama Bhayangkari telah melakukan peninjauan lokasi pembangunan. Sarana fisik pendukung saat ini tengah memasuki tahap pengerjaan landasan penampungan. 

    "Melalui sinergi antara Polri, Bhayangkari, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat, Kami berupaya hadir memberikan solusi konkret. Harapan kami, fasilitas sumur bor ini kelak dapat mempermudah akses air bersih harian bagi seluruh warga di Buntu Tinno' dan sekitarnya," ujar Yoseph.

    Yoseph berharap, masyarakat merawat fasilitas yang telah dibangun agar asas manfaat dapat dirasakan bersama-sama secara berkelanjutan.

    "Dengan tersedianya empat unit tandon berkapasitas total ribuan liter ini, fasilitas sumur bor diperkirakan mampu melayani sekitar 500 jiwa. Kami menitipkan sarana ini kepada Masyarakat agar dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," ungkapnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini