DATATERKINI, TORAJA UTARA — Merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 Kg pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama agen elpiji setempat menggelar pasar murah guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga gas bersubsidi.
Kegiatan ini merupakan hasil koordinasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindagkop) dengan Agen PT Sinar Ratte dan dilaksanakan di sejumlah titik. Salah satunya berlangsung di Tongkonan Rantelimbong, Kelurahan Tagari Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Jumat (23/1/2026).
Owner PT Sinar Ratte, Tius Lati, mengatakan kelangkaan yang terjadi bukan disebabkan permainan agen atau pangkalan, melainkan lonjakan permintaan yang lazim terjadi setiap akhir dan awal tahun.
“Kami terus berupaya menjaga pasokan LPG 3 Kg tetap tersedia. Harga pasar murah di Zona 1 sebesar Rp20.000 per tabung, dan setiap warga hanya boleh membeli maksimal dua tabung dengan menunjukkan KTP. Biasanya kondisi seperti ini kembali normal awal Februari,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jika ditemukan LPG dijual di atas harga Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung, hal tersebut merupakan ulah oknum yang memanfaatkan situasi.
Sementara itu, Kepala Diskoperindagkop Toraja Utara, Amos Harma Patolla, SP, MM, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan agen dan Pertamina Patra Niaga untuk menjaga kelancaran pasokan dan stabilitas harga.
“Kami tetap konsisten melaksanakan operasi pasar. Jika kelangkaan dan harga tinggi masih terjadi hingga akhir Januari, maka pasar murah akan diperpanjang sampai 28 Januari,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengajukan penambahan kuota LPG 3 Kg kepada Pertamina Patra Niaga sejak Desember lalu dan telah disetujui.
Dalam kegiatan tersebut, PT Sinar Ratte menyalurkan sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg kepada masyarakat. Penjualan berlangsung dari pukul 11.12 hingga 12.22 WITA dengan harga Rp20.000 per tabung, maksimal dua tabung per kepala keluarga, dengan menunjukkan KTP atau KK.
Salah seorang warga, Martina, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Kurre lako punggawa bupati sola te pangkalan, nampa’mo gas marawa. Den upa sitarru’na susite,” ujarnya dalam dialek Toraja, yang berarti berterima kasih kepada pemerintah dan pangkalan karena sudah mendapatkan gas dengan harga murah.
Pengamanan dan pengawasan kegiatan dilakukan oleh Babinsa Kodim 1414/Tana Toraja, petugas Diskoperindagkop, serta aparat Kelurahan dan Kecamatan Tallunglipu.
(Erlinuddin)


