• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Badai Terjang Toraja Utara, Aktivitas Warga Terganggu dan Fasilitas Umum Rusak

    DEMIAN
    Kamis, 09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T09:37:41Z

     

    foto:kondisi alun-alun rantepao akibat hujan badai angin kencang


    DATATERKINI, TORAJA UTARA – Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis (9/4/2026), mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik serta mengganggu aktivitas warga.


    Di Kota Rantepao, puluhan lapak tenda milik pedagang yang dipersiapkan untuk kegiatan Car Free Day dilaporkan rusak parah akibat terjangan angin. Kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba dan membuat para pedagang tidak sempat melakukan antisipasi.


    “Semua rusak dihantam angin kencang disertai hujan deras, kejadiannya sangat tiba-tiba tadi. Memang sejak kemarin juga tapi tidak seperti hari ini,” ujar Ardianto, warga setempat.


    Selain merusak lapak pedagang, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai lokasi. Salah satunya terjadi di depan kantor DPRD Toraja Utara, di mana pohon berukuran besar sempat menutup akses jalan utama dan menghambat arus lalu lintas.


    Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti’, menyampaikan bahwa timnya segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.


    “Pohon tumbang di depan kantor DPRD sudah dievakuasi, arus transportasi sudah kembali normal. Sementara beberapa pohon yang tumbang di beberapa titik di Kota Rantepao juga sudah kami tangani,” jelasnya.


    Tak hanya itu, angin kencang juga menerjang sejumlah tenda pedagang di Lapangan Rantepao. Peristiwa ini tercatat terjadi sekitar pukul 14.23 Wita.


    BPBD Toraja Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.


    “Kami menghimbau warga untuk selalu tetap waspada dan berhati-hati saat berkendaraan karena hujan dan cuaca yang tidak menentu saat ini,” tutup Paulus Batti’. (Red) 



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini