• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polres Toraja Utara Amankan 6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi

    DEMIAN
    Sabtu, 09 Mei 2026, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T05:38:29Z


    Ist.


    DATATERKINI, TORAJA UTARA — Polres Toraja Utara melalui Tim Resmob Satreskrim berhasil mengamankan enam orang pria yang diduga terlibat dalam praktik perjudian di arena adu kerbau atau Ma’Pasilaga Tedong yang berlangsung di Rante Tongkonan Tammuan Pare, Lembang Tondon Langi’, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara.


    Kegiatan adu kerbau tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara adat Rambu Solo’ yang digelar selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 7–9 Mei 2026.


    Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W. membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula saat Tim Resmob melaksanakan pengamanan kegiatan adat Rambu Solo’ di lokasi acara.


    “Pada saat ritual adu kerbau berlangsung, petugas mendapati sejumlah orang yang diduga melakukan praktik perjudian berupa taruhan di sela-sela kerbau memasuki arena,” ujar Kapolres.


    Melihat adanya aktivitas tersebut, petugas segera melakukan tindakan cepat dan berhasil mengamankan enam orang pria yang diduga sebagai pelaku perjudian. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp8.417.000 yang diduga merupakan uang taruhan.


    Adapun enam pria yang diamankan masing-masing berinisial DN (20), warga Rantetayo Kabupaten Tana Toraja; HM (40), warga Kecamatan Tondon; AM (30), warga Kecamatan Rindingallo; IT (35), warga Kecamatan Rindingallo; RK (28), warga Kecamatan Tondon; serta PJ (50), warga Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara.


    Selanjutnya, keenam terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Toraja Utara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


    Kapolres menegaskan bahwa adu kerbau atau Ma’Pasilaga Tedong merupakan bagian dari tradisi sakral dalam upacara adat Rambu Solo’ yang seharusnya dijaga kemurnian dan nilai budayanya tanpa dicemari aktivitas melanggar hukum.


    “Penindakan ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menyalahgunakan kegiatan adat sebagai sarana melakukan perjudian maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya,” tegasnya.


    Polres Toraja Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan memastikan seluruh rangkaian adat istiadat di Toraja dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai dengan nilai budaya yang dijunjung tinggi masyarakat.(red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini