• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Minibus Terjun ke Jurang di Mappak, Belum Dievakuasi Meski Sudah Viral

    DEMIAN
    Senin, 22 Juni 2026, Juni 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T03:06:25Z


    Minibus terjun ke jurang di mappak. Foto, Ist.

    DATATERKINI, TANA TORAJA – Sebuah mobil minibus dengan nomor plat DA 7015 HC, terjun ke jurang di Dusun Tondok Baga', Kelurahan Kondodewata, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, pada Kamis sore (18/06/2026). Hingga saat ini, kendaraan tersebut masih berada di lokasi kejadian dan belum mendapatkan penanganan maupun proses evakuasi.


    Sopir sekaligus pemilik kendaraan, Tari', menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut bermula saat mobil yang dikendarainya melintasi jalan tanjakan dengan kondisi rusak parah.


    Menurutnya, insiden nyaris terjadi saat kendaraan mulai keluar dari badan jalan. Beruntung, seluruh penumpang yang berjumlah 16 orang telah lebih dahulu diturunkan demi keselamatan.


    "Ketika ban mobil sudah keluar dari badan jalan, saya memutuskan menurunkan seluruh penumpang. Setelah itu mobil ditinggalkan selama satu malam karena situasi tidak memungkinkan," ujar Tari', selasa ( 23/06/2026).


    Ia menuturkan, keesokan harinya dirinya kembali ke lokasi untuk mencoba menarik kendaraan tersebut. Namun saat berupaya menghindari sebuah batu besar yang berada di tengah jalan, mobil justru mundur dan kehilangan kendali hingga akhirnya terjun ke jurang.


    "Rem tidak blong. Namun karena kondisi jalan yang sulit dan saya kaget saat mobil mundur, kendaraan akhirnya tidak bisa dikendalikan dan jatuh ke jurang," jelasnya.


    Tarik menyayangkan belum adanya respons maupun perhatian dari pihak terkait, padahal peristiwa tersebut telah ramai diperbincangkan di media sosial.


    Ia mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut baru pertama kali digunakan untuk melayani rute menuju wilayah Simbuang setelah dibeli dari Kalimantan.


    "Sampai sekarang belum ada tindakan atau bantuan untuk proses evakuasi. Padahal kejadian ini sudah viral di media sosial," katanya.


    Lebih lanjut, Tarik berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah untuk membantu evakuasi kendaraan tersebut. Ia juga meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Simbuang dan Mappak yang dinilai masih memprihatinkan.


    "Kami berharap ada respons dari pihak terkait agar mobil bisa dievakuasi. Selain itu, pemerintah perlu lebih serius memikirkan dan membangun infrastruktur jalan di Simbuang-Mappak agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.


    Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah Simbuang-Mappak yang dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. ( Alvin)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini