• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sinergi Kawal Demokrasi, PMKRI Toraja dan Bawaslu Toraja Utara Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    DEMIAN
    Kamis, 30 April 2026, April 30, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T05:01:22Z


    Penandatanganan MoU Bawaslu Bersama PMKRI Toraja. Foto, Ist


    DATATERKINI, TORAJA UTARA – Upaya memperkuat pengawasan pemilu partisipatif di daerah terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Kamis (30/4/2026).


    Penandatanganan yang berlangsung di Kedai Inggii, Rantepao, tersebut digelar di sela-sela diskusi tematik yang diinisiasi PMKRI. Momentum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran generasi muda dalam mengawal integritas proses demokrasi di tingkat lokal.


    Ketua PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga sebagai aktor aktif dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi.


    “Kolaborasi ini adalah bentuk keseriusan kami dalam terlibat langsung pada pengawasan partisipatif. Kami ingin memastikan bahwa kedaulatan rakyat tetap terjaga melalui proses yang berintegritas,” ujar Imanuel.


    Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Toraja Utara, Brikken Linde Bonting, menilai sinergi dengan kalangan mahasiswa sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengawasan. Ia menekankan bahwa partisipasi generasi muda memiliki posisi krusial dalam memperkuat sistem demokrasi yang akuntabel.


    “Pelibatan mahasiswa menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Kolaborasi ini diharapkan tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan untuk mendorong pengawasan pemilu yang semakin efektif dan berkualitas,” ungkapnya.


    Kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan dirancang sebagai kemitraan jangka panjang yang mencakup berbagai program edukasi, pengawasan, serta peningkatan kapasitas pengawasan partisipatif. Kedua pihak juga menegaskan komitmennya untuk bersama-sama mempersiapkan pengawalan demokrasi menjelang Pemilu serentak 2029.


    Dengan terjalinnya kemitraan ini, PMKRI dan Bawaslu Toraja Utara optimistis dapat menciptakan iklim politik yang lebih bersih, transparan, dan edukatif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di daerah.(Alvin)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini