![]() |
| Pembukaan turnamen catur. Foto,Ist. |
DATATERKINI, TANA TORAJA – Percasi Tana Toraja Gelar Turnamen catur yang mempertemukan peserta dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Giat tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan Tana Toraja, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta catur lintas usia.
Turnamen tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni Junior SD, Junior SMP–SMA, dan Senior. Jumlah peserta tercatat sebanyak 91 orang, dengan rincian 22 peserta kategori Junior SD, 41 peserta Junior SMP–SMA, dan 28 peserta kategori Senior.
Ketua Panitia, Berson Andari, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengembangkan potensi generasi muda di bidang catur sekaligus membangun kebersamaan di antara peserta. Ia menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh para pencinta catur dari berbagai sekolah di Tana Toraja dan Toraja Utara, serta peserta kategori senior yang berasal dari kalangan mahasiswa hingga umum.
“Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta catur lintas generasi,” ujarnya.
Berson juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Tana Toraja, KONI Tana Toraja, Percasi Tana Toraja, serta seluruh panitia yang sebagian besar berasal dari kalangan junior. Turnamen ini dilaksanakan dalam durasi satu hari penuh.
Sementara itu, Ketua Percasi Tana Toraja, Yohanis Linthin Paembongan, S.Th, dalam sambutannya menekankan filosofi catur sebagai olahraga yang tidak hanya melatih kecerdasan, tetapi juga membentuk karakter sportif. Ia mengangkat motto catur *Gens Una Sumus* yang berarti “Kita Satu Keluarga”.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Tana Toraja, dr. Elia Tombe Marrung, Sp.OG, atas dukungan terhadap perkembangan olahraga catur, serta kepada Pemerintah Daerah Tana Toraja yang telah memfasilitasi tempat kegiatan secara gratis.
“Catur melatih otak dan membentuk pribadi yang sportif. Anak-anak yang tekun bermain catur juga memiliki potensi besar dalam bidang akademik,” ungkapnya, seraya memberi semangat kepada para peserta yang mewakili sekolah masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Tana Toraja, dr. Elia Tombe Marrung, Sp.OG, menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan Percasi di daerah tersebut. Ia menyoroti pelantikan pengurus baru serta pembentukan klub-klub catur di sejumlah wilayah, seperti Toraja Barat dan Makale, sebagai indikator kemajuan organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya kemandirian organisasi dalam membina atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, banyaknya peserta dari kalangan anak-anak menjadi sinyal positif adanya regenerasi atlet catur di Tana Toraja.
“Catur tidak hanya melatih kemampuan berpikir, tetapi juga membentuk mental yang kuat, terutama dalam menghadapi kegagalan di masa depan,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, dr. Elia Tombe Marrung secara resmi membuka Turnamen Catur Tana Toraja dan Toraja Utara, yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (Alvin)


