• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bejat! Pemuda di Torut Cabuli dan Setubuhi 2 Adik Kandung di Bawah Umur

    DEMIAN
    Rabu, 25 Maret 2026, Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T13:27:19Z

     


    Foto:Polisi menangkap pelaku tindak asusila terhadap adik kandung di Toraja Utara


    DATATERKINI, TORAJA UTARA – Kasus kekerasan seksual dalam lingkup keluarga kembali mengguncang Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang pemuda berinisial B (32) mencabuli dan menyetubuhi dua adik kandungnya yang masih di bawah umur. 


    Aksi bejat ini dilakukan dalam rentang waktu panjang tanpa terdeteksi. Mirisnya, perbuatan tersebut dilakukan B di kediamannya, Kecamatan Bangkelekila', Toeaja Utara.


    Peristiwa memilukan ini terungkap bukan karena pengawasan lingkungan, melainkan keberanian salah satu korban yang akhirnya memilih untuk bersuara setelah menyimpan trauma bertahun-tahun.


    Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan bujuk rayu sederhana untuk melancarkan aksinya, yakni memberi uang jajan kepada korban agar mau menuruti nafsunya.


    “Korban dua orang, keduanya adik kandung pelaku. Modusnya memberi uang Rp10.000 dan Rp5.000,” ujar Ruxon dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).


    Aksi tersebut dilakukan B sejak tahun 2017. Salah satu korban masih berusia sekitar 7 tahun saat itu. Situasi rumah yang seharusnya menjadi ruang aman justru berubah menjadi tempat terjadinya kekerasan yang berulang.


    Lebih memprihatinkan, tindakan serupa kembali terjadi pada korban lainnya pada tahun 2025 dengan pola yang sama, yaitu memanfaatkan kepolosan anak-anak dan relasi kuasa dalam keluarga.


    Kasus ini akhirnya terbongkar setelah korban pertama memberanikan diri menceritakan pengalaman pahitnya kepada keluarga. Laporan pun segera dilayangkan ke pihak kepolisian.


    "Namanya anak-anak masih polos, jadi pelaku menggunakan modus yang sama memberi uang Rp10.000 dan Rp5.000 kepada korban lalu pelaku melakukan perbuatan bejatnya," kata Ruxon.


    Aparat dari Polres Toraja Utara bergerak cepat mengamankan pelaku usai menerima laporan keluarga korban. Pelaku selanjutnya digelandang ke Mapolres Toraja Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


    Kisah ini menjadi potret buram lemahnya pengawasan dan pendidikan moral di daerah serta, rumah yang menjadi tempat aman, justru menjadi ruang kekerasan.


    Penulis : Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini