• Jelajahi

    Copyright © Dataterkini.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GMKI Cabang Tana Toraja Dukung Langkah Tegas BPS Gereja Toraja Cegah terjadinya Praktik Judi

    DEMIAN
    Selasa, 17 Maret 2026, Maret 17, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T05:43:23Z

     

    foto: BPC GMKI Cabang Tana Toraja


    DATATERKINI, TANA TORAJA — GMKI Cabang Tana Toraja menyatakan dukungan tegas terhadap sikap BPS Gereja Toraja dalam upaya memberantas praktik perjudian yang kian marak mengiringi tradisi adu kerbau di Toraja.


    GMKI menilai, praktik judi yang melekat dalam tradisi tersebut tidak hanya mencederai nilai-nilai budaya luhur masyarakat Toraja, tetapi juga membawa dampak serius terhadap masa depan generasi muda. Judi dipandang sebagai pintu masuk berbagai persoalan sosial, mulai dari kerusakan moral, ketergantungan, hingga tekanan ekonomi yang berpotensi merusak tatanan keluarga dan masyarakat.


    Ketua GMKI Cabang Tana Toraja, Nopen Kessu, S.Ag,M.Ag, menegaskan bahwa sikap ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen perubahan. “Dukungan kami bukan sekadar simbolik, tetapi merupakan komitmen untuk menjaga nilai-nilai budaya tetap bermartabat. Langkah yang diambil oleh BPS Gereja Toraja adalah langkah strategis dalam menyelamatkan generasi emas Toraja dari ancaman praktik perjudian,” tegasnya.


    Lebih jauh, GMKI menyoroti adanya pergeseran makna dalam tradisi adu kerbau yang sejatinya sarat nilai sakral, khususnya dalam konteks upacara adat Rambu Solo’. Praktik perjudian dinilai telah mereduksi makna tersebut menjadi aktivitas eksploitatif yang justru merugikan masyarakat secara luas.


    Dalam pernyataannya, GMKI juga mengkritisi lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik perjudian yang berlangsung secara terbuka. Kondisi ini dinilai menunjukkan adanya pembiaran yang berpotensi memperparah dampak sosial di tengah masyarakat.


    Sebagai langkah konkret, GMKI Tana Toraja mengajak seluruh elemen masyarakat tokoh adat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga generasi muda untuk membangun komitmen bersama dalam memberantas judi di arena adu kerbau. Kolaborasi lintas sektor dianggap menjadi kunci dalam menciptakan ruang budaya yang bersih, sehat, dan berintegritas.


    GMKI menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh dijadikan tameng bagi praktik-praktik yang merusak nilai kemanusiaan. Sudah saatnya tradisi dikembalikan pada esensinya: sebagai warisan luhur yang menjunjung tinggi martabat, bukan sebagai ruang eksploitasi ekonomi yang mengorbankan masa depan generasi.(Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini