![]() |
| foto: Ekawanto Saba menerima penghargaan dalam ajang Top BUMD Awards 2026. |
DATATERKINI, TANA TORAJA — Di tengah upaya pembenahan internal, Perumda Air Minum Tirta Buisun Kabupaten Tana Toraja mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Direktur Ekawanto Saba yang baru menjabat sekitar tujuh bulan, perusahaan daerah ini berhasil meraih penghargaan dalam ajang Top BUMD Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/04/2026). Perumda Tirta Buisun dianugerahi kategori TOP BUMD Awards Perumda Air Minum Bintang 3, hasil penilaian dewan juri yang independen terhadap kinerja badan usaha milik daerah di seluruh Indonesia.
Top BUMD Awards sendiri dikenal sebagai ajang penilaian kinerja BUMD terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. Penilaian mencakup aspek pencapaian, perbaikan, serta kontribusi terhadap bisnis, pelayanan publik, dan perekonomian daerah.
Ekawanto Saba yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut menilai capaian ini sebagai hasil kerja kolektif. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan dorongan untuk memperkuat kualitas layanan ke depan.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan air bersih, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran pemerintah daerah dalam mendorong perbaikan tata kelola perusahaan. Menurutnya, pembinaan dari Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, turut memberi arah dalam penguatan manajemen dan peningkatan kualitas layanan publik.
Sejak awal menjabat, Ekawanto langsung mendorong langkah-langkah pembenahan internal. Fokus utama diarahkan pada penataan manajemen, peningkatan disiplin pegawai, serta pembentukan budaya kerja yang lebih profesional.
Di sektor pelayanan, perbaikan dilakukan melalui penguatan sistem layanan pelanggan, termasuk optimalisasi call center dan percepatan respons terhadap pengaduan masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan layanan air bersih lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Selain itu, perusahaan juga memperkuat koordinasi lintas sektor serta melakukan evaluasi dan optimalisasi sumber air baku. Upaya ini menjadi krusial mengingat kondisi geografis Tana Toraja yang menantang dalam distribusi layanan air.
Dengan serangkaian kebijakan tersebut, Perumda Air Minum Tirta Buisun mulai menunjukkan tren perbaikan kinerja dalam waktu relatif singkat. Capaian ini sekaligus menjadi indikator bahwa reformasi internal yang dilakukan mulai memberi dampak nyata, meski tantangan ke depan masih terbuka lebar.(Alvin)


